Showing posts with label Umpan. Show all posts
Showing posts with label Umpan. Show all posts

Berbagai Jenis Umpan Alami

Jenis-jenis Umpan Alami
Umpan Alami (livebaits/ deadbaits)

Keefektifan umpan alami tidak diragukan lagi, karena merupakan makanan alami ikan-ikan pemangsa dihabitatnya. Penggunaan umpan alami harus sesuai dengan kebutuhan ikan yang dijadikan target pancingan, karena mancing dengan umpan yang tidak sesuai akan menjadi hal yang sia-sia.

Jenis-jenis Umpan Alami

Jenis-jenis umpan alami antara lain: cacing, kerang, serangga, cumi-cumi, ikan, rebon, udang, lumut, dll. Semuanya bisa dalam bentuk utuh (hidup atau mati) maupun irisan/potongan. Berikut contoh gambar umpan alami.
Pemasangan Umpan Alami

Masukkan pipa metal yang lubangnya bisa dilewati oleh senar melaui ingsang ikan dan keluar melaui anus ikan. Lalu masukkan senar kedalam lubang pipa, kemudian keluarkan pipa dan tetap tinggalkan senar dalam badan ikan, lalu ikat ujung senar ke hook.

Memasang Serangga Untuk Umpan
Serangga seperti capung dan jangkrik umumnya digunakan dalam keadaan hidup, yaitu dengan memasangkan hook pada pangkal sayap serangga tersebut.

Memasang Cacing Untuk Umpan
Untuk umpan, cacing bisa digunakan satuan atau lebih dari satu. Caranya dengan mengaitkan badan cacing ke hook beberapa kali, agar tidak mudah terlepas saat turun ke air.

Memasang Udang Untuk Umpan
Udang yang digunakan sebagai umpan bisa berupa udang hidup maupun udang mati. Untuk udang mati kaitkan hook mulai dari ekor dan keluar dari tengah badan udang, sedangkan untuk udang segar cukup dengan mengaitkan hook pada bagian ekor udang saja.

Memancing Dengan Umpan Palsu Atau Tiruan

Mancing Dengan Umpan Palsu atau Tiruan 
Memancing Dengan Umpan Palsu Atau Tiruan - Umpan tiruan lebih dikenal dengan sebutan lure, dapat terbuat dari plastik atau bulu binatang. Untuk mengelabuhi ikan, ada berbagai macam bentuk umpan tiruan, antara lain berbentuk ikan kecil dan cumi-cumi. Umpan tiruan ini umumnya berwarna menarik sehingga mudah dilihat ikan karena daya penglihatannya di dalam air cukup tajam.

Kemampuan ikan untuk melihat suatu benda di dalam air tergantung pada aktivitas retina matanya. Pada retina mata ikan terdapat rod dan cone yang mampu menyerap cahaya dengan baik. Oleh sebab itu, pemilihan warna umpan tiruan sangat menentukan keberhasilan memancing di laut.

Umpan tiruan yang berwarna mencolok seperti merah, orange, jingga lebih baik digunakan pada saat perairan air keruh. Sedang umpan tiruan warna perak, hitam, biru atau hijau digunakan jika air laut jernih. Disamping itu tergantung juga dari jenis ikan yang menjadi sasaran. Sebagai contoh, untuk menangkap ikan tuna dan cakalang dengan tonda, penggunaan umpan tiruan berwarna merah dan biru ternyata lebih baik daripada umpan berwarna kuning. Pemakaian umpan tiruan lebih banyak digunakan pada teknik menonda (trolling).

Pemasangan umpan tiruan harus menjadi satu dengan mata pancing. Pada satu umpan tiruan kadang-kadang dapat menggunakan lebih dari satu mata pancing. Untuk umpan tiruan yang berbentuk cumi-cumi, posisi mata pancing harus terletak di dalam rumbai-rumbainya. Pemasangan mata pancing tidak boleh terlalu menonjol ke luar. Dengan cara seperti ini, saat umpan dimakan ikan, mata pancingnya pun akan ikut termakan.

Untuk satu buah umpan yang menggunakan dua buah mata pancing, jarak pemasangan mata pancing pertama dan kedua tidak boleh terlalu rapat atau terlalu renggang. Jarak optimumnya kurang lebih sepanjang tinggi mata pancing.

Memilih Umpan Trolling, Antara Bait dan Lure

Memilih Umpan Trolling, Antara Bait dan Lure 
Memilih Umpan Trolling, Antara Bait dan Lure - Dalam memilih umpan trolling, antara bait dan lure pemancing dapat saja menentukan umpan yang akan dipakai trolling, yang menurutnya bisa mendapatkan lebih banyak strike dibandingkan umpan yang lain. Namun pada kenyataannya banyak masalah lain yang akan membuat pemancing berubah pikiran, terutama saat-saat terakhir dimana keputusan harus diambil.

Masalah lain yang bisa merubah pikiran seorang pemancing dalam memutuskan pemakaian umpan trolling adalah sebagai berikut :

Kecepatan Trolling :
Umpan alami, selanjutnya kita sebut sebagai bait pada umumnya tidak bisa ditarik dalam kecepatan tinggi atau diatas kecepatan 5knot (9.26km/jam).

Dilain pihak, umpan buatan yang selanjutnya kita sebut dengan lure kebanyakan dapat ditarik dengan kecepatan diatas 5knot (9.26km/jam) bahkan data lebih cepat lagi yang akan membuat lure tetap berada dibawah permukaan air dan mencegah lure melompat lompat diatas permukaan air. Beberapa type lure, seperti Kona lure didisain untuk ditarik dengan kecepatan diatas 20knot (37.04km/jam).

Di beberapa tempat, pemancing menggunakan bait yang didapatnya dengan memancing bait itu sendiri. Hal ini akan menghabiskan waktu pemancing, tetapi tidak menghabiskan uangnya. Sebagai alternative lain mendapatkan bait adalah dengan membelinya, namun hal ini akan berakibat pada meningkatnya biaya tambahan. Karena ketersediaan bait yang bervariasi, pemancing dapat menyimpan bait dengan cara dibekukan atau diasinkan (digarami) selama ketersediaan bait berlimpah, untuk menghindari membeli bait setiap akan berangkat mancing.

Di lain pihak, lure tidak membutuhkan tempat penyimpanan yang khusus, namun lure harus dibeli dengan harga yang mahal. Lure dapat dipakai berulang kali dalam waktu yang lama, sehingga harga lure hanya dibayar satu kali saja dan akan terasa menjadi lebih murah.

Kelebihan dan kekurangan antara pemakaian bait dan lure :

Bait/ Umpan Alami :
  1. Tidak bisa ditarik melebihi 5knot (9.26km/jam)
  2. Butuh tempat penyimpanan khusus
  3. Harus diawetkan agar bisa dipakai lama
  4. Harus memancing untuk mendapatkan bait atau membelinya setiap memancing
  5. Tidak hemat waktu
  6. Ketersediaan bait yang bervariasi
Lure/ Umpan buatan :
  1. Mahal untuk pertamanya
  2. Hemat, karena bisa dipakai berulangkali dalam waktu yang lama
  3. Selalu tersedia dipasaran
  4. Bisa ditarik dengan kecepatan tinggi

Efektifitas Terhadap Ikan Target
Hampir semua pemancing menyetujui anggapan bahwa dengan memakai bait akan lebih efektif dibandingkan dengan memakai artificial lure. Hal ini khususnya pada hari dimana ikan sangat sulit untuk makan. Pada suatu daerah dimana pemancing sangat banyak dan sering beraktifitas, ikan bisaanya akan belajar dengan cepat dan tidak bisa lagi dibohongi dengan pemakaian lure, selain itu ikan yang besar biasanya akan lebih berhati-hati untuk menggigit umpan dibandingkan ikan yang lebih kecil yang biasanya bersifat lebih rakus.

Hari dimana ikan berlimpah dan makan dengan mudah, pemakaian lure akan terasa lebih efektif dibandingkan dengan memakai bait. Hal ini khususnya bila trolling di atas rombongan ikan yang sedang aktif mencari makan, yang akan memakan apapun yang berada didekatnya. Dalam kasus seperti ini pemakaian artificial lure akan menjadi sangat efektif karena bisa langsung dikembalikan kedalam air setelah melepas ikan dari kailnya. Karena keaktifan rombongan ikan mencari makan hanya berlangsung beberapa menit saja, maka pancing harus segera dikembalikan ke air secepatnya.

Mancing ikan pake Umpan Lumut yuk

Umpan Lumut
Memancing dengan lumut umumnya dilakukan untuk menangkap ikan mujair atau ikan nila. Dua jenis ikan ini yang menjadi target sasaran pemancingan dengan umpan lumut, karena umpan ini adalah makanan alami dari ikan nila di alam liar. Jarang sekali ikan nila yang sudah diternakkan di kolam pancing mau makan umpan ini, mengingat kebiasaan makan mereka yang sudah berubah dari pakan alami menjadi pakan buatan yakni pelet. Penggunaan lumut sebagai umpan dipakai untuk memancing di danau dan waduk.

Lumut yang dipakai untuk memancing merupakan lumut sungai yang masih segar, karena lumut yang masih baru dan segar memiliki bau yang khas. Lumut ini dapat diperoleh di sungai-sungai yang berbatu-batu atau lumut yang berada di sawah. Lumut untuk pemancingan biasanya diambil yang masih hijau, segar dan sudah memiliki helai – helai (tandanya sudah cukup tua). Lumut yang dahulu gratis dan tersedia banyak di sawah sekarang bahkan dibudidayakan untuk melayani pemancing yang ingin mendapatkannya tanpa harus bersusah payah
Umpan lumut yang sudah disiapkan, harus direndam didalam air supaya tahan sampai satu hari. Jangan lupa untuk sesekali mengganti airnya supaya tetap segar. Beberapa orang manambahkan aroma kedalam air rendaman lumut ini, ada yang menambahkan essence atau air rebusan bekicot yang dimasukkan sedikit kedalam air rendaman lumut, tetapi ada pula yang hanya menggunakan lumut segar tanpa menambahkan aroma apapun. Penggunaan cara-cara perendaman ini masih menjadi pilihan masing-masing pemancing.

Wah,Umpan Yang Murah Meriah Plampung Mas Gan

Wah,Umpan Yang Murah Meriah Plampung Mas Gan-Menggunakan atau memakai umpan murah meriah bukan berarti hasil yang diperoleh sangat sedikit atau umpan murah meriah tidak bisa diandalkan untuk mendapatkan ikan induk saat mengikuti lomba.
Pemikiran demikian sebenarnya sangat keliru karena belum tentu umpan yang dibuat dengan dibeli secara murah meriah tidak bisa diandalkan. Baru-baru ini Trik Mancing memperoleh informasi bahwa umpan Wayang mengeluarkan varian umpan terbaru. Berangkat dari informasi tersebut TM mencoba meluncur ke Kalideres, Jakarta Barat, ke tempat produksi pelet wayang ternyata hal tersebut dibenarkan oleh Mulyadi selaku pemilik dari umpan merek UD. Wayang Sakti.

Kedatangan MM ternyata mendapatkan hasil dengan diperolehnya pernyataan bahwa UD. Wayang Sakti kini mengeluarkan umpan putih, hal ini untuk melengkapi pelet wayang yang telah beredar dikalangan para mania. Umpan putih Wayang yang asli dalam kemasanya terdapat nomer registrsi atau R.
Informasi tidak sebatas itu saja yang diperoleh TM, sebagai pemancing dan tangan kanan pemilik, Jalu, bersedia berbagi penggunaan serta campuran untuk dipadukan dalam umpan putih wayang ini. Proses uji coba umpan putih ini sudah berjalan selama satu bulan dan hasilnya cukup bagus dengan banyaknya permintaan dari pasar.

Adapun bahan-bahan untuk membuat umpan murah meriah ini adalah :
1. ½ bungkus pelet wayang
2. ½ bungkus umpan putih wayang
3. ½ kaleng sarden (dagingnya saja tanpa saosnya)

Cara membuatnya :
Langkah pertama adalah pisahkan daging sarden dari saos setelah haluskan hingga lembut. Lali tuang dalam baskom dan campurkan dengan umpan putih wayang, aduk hingga benar-benar rata. Setelah rata masukan pelet wayang kedalam adonan, fungsi pelet wayang ini sebagai pengeras.
Komposisi umpan ini digunakan untuk mengikuti lomba yang digelar selama tiga jam saja atau yang lebih dikenal dengan semi galatama. Jika mengikuti lomba plampung dari pagi hingga sore hari bahan umpan putih wayang yang digunakan sebanyak satu bungkus, sarden satu kaleng dan pelet wayang tetap ½ bungkus. Cara pembuatannya tetap sama dan bisa ditambahkan denga kroto bila diperbolehkan pihak pemancingan. Selamat mencoba. ndi

Memancing dengan umpan udang hidup

Umpan udang

Memancing dengan umpan udang hidup-Dalam memancing di Laut umpan udang adalah salah satu umpan yang favorit yang disenangi para pemancing, terutama saat memancing dasaran. Dalam memancing di dasar laut seperti ini hampir semua jenis ikan karang menyukainya, ikan kakap,ikan kerapu, ikan hiu karang, dan masih banyak macam ikan pemangsa memakan umpan udang. Udang adalah hewan crustacea yang terkenal sebagai sumber makanan penting bagi hewan – hewan laut dan berbagai jenis ikan.

Dua Varian Umpan Galatama Mas

Berikut ini Trik memancing (MM) menampilkan dua varian umpan galatama ikan mas yang anda dapat jadikan pilihan untuk mengikuti lomba mancing galatama. Umpan pertama lebih cocok digunakan saat cuaca sedang mendung atau hujan.

Bahan-bahan yang harus dipersiapkan umpan pertama :
1. Essen stroberi (5cc)
2. Essen nangka (2cc)
3. Essen tenggiri (1cc)
4. Essen choya (1cc)
5. Essen almond (1cc)
6. Pasta pandam (1 sendok makan)

Cara Bikin Umpan Tigernut




Tips untuk memiliki sukses maksimal dengan Tigernuts

  1. Put 1 Kg of Tigernuts in an hermetic closing pot with 250 grams of white sugar.
  2. Add 2-3 litres of boiling water to melt the sugar.
  3. Mix well and let the produc cool down.
  4. Once the water has cooled add 25 ml of an aroma with a base of glycerol (i.e. Pineapple)
  5. Introduce in the mix 5 ml of your favourite sweetener.
  6. Shake it energetically with the purpose of diluting the attractants and hermetically close the pot.
  7. Leave the Tigernuts soaking for 3-4 days. You will notice that a thick flm will appear in on the surface of the liquid. This will mean that fermentation process is taking place because of thereaction of the sugars with the water.
  8. Change that “soup” to a bigger pot and heat up to boiling point then leave for 30 minutes. Add some water if necessary, as the Tigernuts must be covered at all times.
  9. Again, put the Tigernuts and the boiling water into a hermetically sealed container. You will see some grains stay afoat; take them and save them in another container as they will be useful for your future presentations.
  10. Leave the Tigers with their juice in the closed container for 3-4 days. The process of fermentation is still taking place and the sugars still have to penetrate the Tigernuts. The water eventually becomes a kind of gel that carp just adore, Tigernuts at this point are at their height in attraction and should be used within a week after you have prepared them.
  11. You can also prepare Tigers in larger quantities and then freeze the product. Once defrosted the gel will reappear after a few hours and they are ready for use!
Article by Daniel Carrión
TIGERNUTS TRADERS, S.L
Valencia, Spain
32 lb

Umpan Jitu Ekonomis & Praktis II


Umpan jitu Ekonomis dan Praktis II ini merupakan lanjutan dari umpan jitu sebelumnya yaitu pada edisi 129. Umpan Ekonomis dan praktis bisa dijadikan pilihan oleh para mania dari meracik umpan, umpan jiu ini diperuntukan untuk ikan mas.
Selasa (23/6) saat Mancing Mania (MM) menguji coba umpan ekonomis dan praktis II di Telaga ISTN. Tiba di Telaga ISTN, MM langsung menghampiri pemilik dari Telaga ISTN yaitu Rahmat Fingking. Obrolan hangat mewarnai jalannya tes umpan ekonomis dan praktis II ini, Finkking mempersilakan MM untuk menguji umpan pada kolam kiloan miliknya.
Mulai tes umpan pada pukul 14.00, MM mempersiapkan umpan hasil racikan bersama piranti pancingnya. Umpan baru dilontar ikan sudah mulai menyambar, strike ikan dengan bobot 1 kg berhasil terangkat.
Hingga pukul 15.10 menit, saking banyaknya ikan yang diperoleh MM memutuskan untuk menyudahi tes umpan ekonomis da praktis. Dengan hasil peroleh selama mancing tes umpan MM berhasil memperoleh ikan sebanyak 15 ekor dengann total timbangan mencampai 8 kg.
Jika dengan umpan ekonomis dan praktis dapat memperoleh ikan yang demikian banyak kenapa harus mambuat atau meracik umpan dengan harga yang mahal. Sebenarnya umpan juga merupakan selera dari para mania dalam membuatnya, tidak ada ketentuan baku atau melanggar hokum karena mancing sendari merupakan hal yang menyenangkan apalagi jika para mania dapat meracik umpan sendiri.

Umpan Amis


Apa jadinya apabila para mania melupakan umpan saat memancing ? Jawabnya adalah resah dan merasa ada yang kurang pada saat mancing dan begitu pula apabila para mania yang biasa meracik umpan hasil buatan sendiri, pastinya akan sedikit merasa tidak puas pada saat mancing. Apalagi kalau hasil tangkapan saat mancing hasilnya sedikit pastinya merasa kecewa atau bagi para mania yang hobi mengikuti lomba mancing pastinya sangat tidak melupakan pada umpan jitu hasil racikan sendiri, karena apabila juara pada saat juara akan menimbulkan kebanggan sendiri kepada hasil racikan umpan yang dibuatnya.
Pada Edisi kali ini Mancing Mania (MM) mencoba untuk menghadirkan umpan amis hasil kreasi dari Om Gentur (Bekaci). Menurut Gentur, umpan ini bisa digunakan juga untuk air yang berwarna hijau pekat dan coklat. Sedangkan apabila air kolam berwarna hijau bening maka tinggal menambahkan daun pandan saja.

Umpan Udang


Untuk kalangan mania mancing darat, keberadaan umpan udang rasanya masih asing sebab udang selama ini identik dengan kegiatan mancing laut, dimana udang biasanya digunakan sebagai umpan ketika mania mancing melakukan teknik mancing dasar di lautan.
udang4.jpe

Namun tidak ada salahnya jika udang digunakan juga untuk umpan mancing darat, karena aroma yang ditimbulkan dari daging udang ini cukup mengundang selera berbagai jenis ikan air tawar.
Udang yang dipakai untuk mancing di kolam adalah jenis udang galah.

Umpan Putih Untuk Lomba Ikan Mas


Bagi para mania yang gemar menggunakan umpan putih sebagai andalan dalam memburu target ikan mas saat lomba dan ingin merasakan sajian umpan putih baru yang akan dipergunakan, berikut ini Mancing Mania (MM) mencoba memberikan varian umpan putih yang bisa diandalkan saat para mania mengikuti lomba mancing ikan mas.
Bahan-bahan yang harus dipersiapkan adalah :
1.   2 bungkus paikin biru (kemasan berlabel warna biru)
2.   4 butir telur negeri
3.   1 saset susu dancaw putih
4.   2 sendok makan susu ultra putih (cair)
5.   Terigu 1 sendok makan
6.   Kroto 2 ons
7.   Keju kraft 1/4 potong
8.   Ikan mujair ukuran sedang 4 ekor
9.   Indomie goreng (diblander buat pengeras)
10. Alumunium foil
11. Plastik kiloan

Umpan Wangi Djempol


Umpan

Kali ini Mancing Mania (MM) mencoba menghadirkan umpan wangi berbahan umpan Djempol Kang Ito. Umpan ini telah MM coba di pemancingan daerah Kalideres-Jakarta Barat, Deplu-Tangerang dan Depok.
Umpan untuk ikan mas plampung baik lomba maupun untuk harian dengan harga terjangkau para mania dapat dengan mudah memperoleh bahan-bahan campuran umpan ditoko-toko pancing dekat rumah.
Mesti lomba yang MM ikuti hanya lomba dengan tiket dibawah Rp 100 ribu namun MM berhasil meraih total prestasi dan hanya kalah timbangan 4 ons dari juara ke tiga. Meski umpan ini murah meriah namun hasilnya cukup bagus.

Berikut bahan-bahan yang harus dipersiapkan :
1.    Umpan jempol pandan wangi 1 saset
2.    Essen gudang bulus oil 1 tutup botol
3.    Tuna (deho atau pasific queen) ½ kaleng
4.    Air secukupnya

Cara membuatnya :
Langkah pertama persiapkan wadah plastik/baskom sebagai tempat menggaduk umpan lalu haluskan terlebih dahulu tuna (deho atau pasific queen) sampai lembut dan pergunakan minyaknya sedikit saja. Setelah itu tuang umpan jempol pandan wangi dan aduk kembali hingga rata dan terakhir masukan essen bulus oil sambil menuangkan air sedikit demi sedikit, umpan siap dipergunakan.
Saat menggunakan umpan ini MM mencoba menggunakan kroto dan tanpa kroto serta kroto bubuk/serbuk, ternyata hasilnya cukup bagus pula. Penggunaan kroto cukup 1 ons untuk campuran di umpan dan diaduk rata dan 1 ons untuk cocolan/pelapis pada umpan. Selamat mencoba. ndi

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More