Omah Pancing, Yogyakarta


Dari Jual Timah Hingga Jual Piranti Pancing
web_mmq.JPG
Keuletan dalam berwirausaha khususnya usaha toko pancing membuat prospek yang menjanjikan. Hal ini tentu tak lepas dari seberapa bisa kita mengelola suatu usaha sehingga menjadi maju dan sukses.
Jogja - Mancing Mania (MM), setelah mengikuti jalannya lomba mancing pasiran yang diadakan oleh Jogja Fishing Community (JFC), MM melanjutkan ke arah kota jogja untuk mengetahui Omah Pancing yang beralamat lengkap di Taman KT I, 430, Yogyakarta.
Tatang selaku pemilik mengatakan bahwa Omah Pancing baru ada sejak satu setengah tahun yang lalu dan hingga kini untuk mencari lokasi Omah Pancing tidaklah sulit. Mengawali debut sebagai pemilik Omah Pancing, Tatang terlebih dahulu bekerja pada toko pancing terkemuka di Jogja hingga dua kail pindah hingga tiga tahun lima bulan.
Begitu dinilai saat yang tepat untuk menjalankan sendiri usaha toko pancing maka terbentuklah Omah Pancing. Omah pancing sendiri awalnya hanya mengerjakan pembuatan timah untuk kebutuhan mancing di laut. Banyaknya permintaan dari hasil produksi timah, Tatang mencoba menjual piranti pancing untuk mendukung usaha yang digelutinya.
Dari hanya ada satu etalase yang menghiasi Omah Pancing dengan berbagai pinti pancing yang dijual sudah membuat bangga pada diri Tatang. “Walau dulu hanya ada satu etalase yang dipenuhi berbagai piranti pancing saya sangat senang sekali,” Ujat Tatang.

Kini Piranti yang ditawarkan di Omah Pancing terhitung sudah komplit dan keberadaan Omah Pancing juga sudah mulai banyak dilirik dan dikenal para mania yang ingin belanja di Omah Pancing.
Untuk piranti pancing laut menghiasi hampir 70 persen dibandingkan untuk piranti kolam yang hanya 30 persen. Yang unik dari Omah pancing adalah penjualannya, yaitu selain melayani langsung penjualan pemilik juga mengenalkan Omah Pancing melalui situs jejaring sosial facebook dan blogger.
Jadi bagi para mania yang ingin melihat-lihat dahulu atau ingin cek harga dapat membuka situs jejaring sosial terlebih dahulu tanpa perlu datang langsung. Menurut Tatang, strategi ini dibuat agar Omah pancing bisa dikenal oleh para mania diluar dari Yogyakarta.
Piranti yang paling banyak diburu di Omah pancing adalah senar monofilament yang diperuntukan mancing tebing (rock fishing) seperti, white hawk dan fine wick. Untuk PE, varivas, paladion dan super PE banyak diminati pula dengan harga terjangkau.  Joran dan ril berbagai merk juga dapat dijumpai dan joran jenis custom paling banyak diburu karena kualitas sudah teruji.
Selain itu, Omah pancing juga menawarkan joran dan ril second, untuk ril 70 persen yang ada barang second dengan harga terjangkau dan barang dalam kondisi istimewa bahkan ril klasik daiwa king carbo dapat dijumpai disini.
Dalam merangkul dan meramaikan Omah Pancing, Tatang selalu memberikan pelayanan ekstra dan service yang baik pada setiap pembeli. Omah pancing buka setiap hari tanpa ada ketentuan jam buka atau tutup.
Bagi para mania yang ingin main untuk mengetahui proses pembuatan timah atau belajar custom joran, pemilik selalu membuka diri bagi siapa saja dan dari mana saja. Para mania dari Kupang, Semarang, Bali dan kisaran Jogja banyak datang untuk share, mancing (pasiran atau tebing) atau belajar custom joran.

0 komentar:

Post a Comment

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More