Pemancingan Galatama Neo Warlob, Bandung


Soft Launching dengan Tiket Dua Juta
DSCN2730.JPG
Minggu, 19 Desember 2010, pemancingan galatama Neo Warlob Soft Launching. Di lomba perdana 62 lapak penuh. Lomba tiket dua juta rupiah itu didominasi mania galatama asal Bandung. Saat Mancing Mania (MM) menghadiri soft launching, perkiraan luas kolam yang ada di benak kala itu biasa saja. Tetapi saat tiba di lokasi, perkiraan itu dipatahkan, ukuran kolam begitu luas dan besar, hampir sama besarnya dengan kolam galatama di Jakarta.
Sebagian besar mania hadir dari Bandung dan selebihnya Majalaya, Cianjur dan Subang. Usep Husen (pengelola) yang ditemui bersama Hangga Widjaya (pemilik) mengaku senang di hari pembukaan begitu meriah dengan kedatangan para pemancing. “Di lomba perdana semuanya berjalan lancar walaupun persiapan singkat. Mohon maaf bila ada kekurangan yang nantinya akan kami benahi menjadi sempurna,” ungkap Usep yang didampingi Hangga.
Ditambahkan Hangga dan Usep, hadirnya Neo Warlob adalah sebagian kecil dari konsep yang akan diwujudkan. “Lokasi di lahan 10 hektar ini ke depannya akan kami bangun waterboom, taman bermain anak, pertokoan, hotel, supermarket, restoran, dan kolam pancing kiloan. Konsep ini kami jadikan satu untuk wisata keluarga. Untuk sementara yang diluncurkan pada hari ini restoran dan pemancingan galatama, mudah-mudahan tahun depan sudah selesai semuanya kami bangun,” jelas mereka berdua.

DSCN2718.JPG
Secara rinci, Neo Warlob luasnya 4500 meter. Tiang di sepanjang tepi kolam tampak berdiri kokoh berbahan besi dengan atap berkualitas. Penimbangan ikan memakai digital yang menampilkan hasil berat ikan lewat display di kiri kanan kolam. Kedalaman kolam 1,40 meter dipinggir dan ditengah 2,20 meter serta ketinggian atap 3 meter. Neo Warlob menyediakan wastafel di kiri kanan kolam masing-masing 4 buah untuk mania cuci tangan ditambah ruang masak buat meramu umpan. Ada 8 kincir difungsikan serta 1 blower berkekuatan 7 PK. Karena kolam masih baru, Usep menaruh ikan mas 20 ton. “Rencananya saya taruh bertahap hingga mencapai 50 ton. Berat ikan yang ada 11 kg dimulai dari 2 kg,” imbuh Usep.
Untuk kedi Neo Warlob menyediakan 86 kedi tetap dengan bayaran Rp 25 ribu/sesi.  ”Aturan kolam dan umpan hampir sama dengan Jakarta, acuannya saya ambil dari sana” jelasnya lagi. Hanya saja kata Usep untuk persennya Neo Warlob mengambil 40%.
Lomba perdana tepat pukul 6 sore berakhir, hasilnya dimenangkan Mr Bien lapak 4 (9,65 kg), Juara 2, Yahya lapak 62 (9,50 kg) dan Juara 3, Rapli (9,40 kg, Induk merah) lapak 8. Usep dan Hangga berharap kedepannya Neo Warlob bisa menjadi kebanggaan pemancing Bandung dan didatangi para mania galatama dari kota-kota lain di luar Bandung.
Selepas lomba perdana Neo Warlob menerapkan jadwal dalam seminggu kecuali Senin tutup. Jadwal Selasa (Jam 14 s/d 17.00, Tiket Rp 150 ribu), Rabu (Jam 14.00 s/d selesai, Tiket I Rp 150 ribu / 3 jam  dan Tiket II Rp 250 ribu / 3 jam), Kamis (Jam 14.00 s/d 17.00, Tiket Rp 150 ribu), Jumat (Jam 14.00 s/d 17.00, Tiket Rp 150 ribu), Sabtu (Jam 14.00 s/d selesai, Tiket I Rp 150 ribu / 3 jam dan Tiket II Rp 250 ribu / 3 jam) dan Minggu (Jam 12.00 s/d selesai. Tiket I Rp 250 ribu / 4 jam dan Tiket II Rp 250 ribu / 4 jam).*rambe 

Pemancingan Neo Warlob
d/a Pertigaan Warung Lobak, Jalan Gandasari No 108 atau 
Jalan Raya Kopo Soreang Km 17 Soreang, Bandung Selatan. Telp (022) 9208-5878

0 komentar:

Post a Comment

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More